Berita  

Komisi XIII DPR Gandeng Ombudsman untuk Investigasi Kisruh Surat Dukungan Utama SDUWHV

Dalam diskusi di Komisi XIII DPR RI, Wakil Ketua Sugiat Santoso menyoroti perebutan Surat Dukungan Utama Working and Holiday Visa (SDUWHV) yang kontroversial. Ia menekankan pentingnya proses seleksi yang transparan dan tidak tergesa-gesa, karena kebijakan imigrasi memiliki dampak langsung pada kepentingan Indonesia di luar negeri. Kasus ini telah menarik perhatian publik, bahkan Presiden segera mengambil langkah dengan melibatkan Ombudsman untuk mengaudit masalah ini.

Hasil audit Ombudsman menunjukkan adanya penyimpangan prosedur dalam seleksi SDUWHV. Sugiat menegaskan bahwa peserta SDUWHV harus mewakili bangsa Indonesia di Australia, sehingga seleksi harus dilakukan secara ketat. Ia juga mengkritik sistem first come first served yang dinilai sebagai kesalahan mendasar.

Sugiat juga menyebut adanya ketidakmampuan vendor dalam mengelola SDUWHV, serta kurangnya kompetensi di direktorat jenderal visa dan teknologi informasi. Ia menekankan pentingnya peserta program memiliki keahlian, kemampuan bahasa Inggris, dan kapasitas sosial yang baik.

Dengan demikian, kasus perebutan SDUWHV menjadi sorotan penting bagi pihak terkait, dan langkah-langkah perbaikan harus segera diambil untuk memastikan keberlangsungan program ini dan kepentingan negara.

Source link