Kesaksian saksi berinisial DE memberikan gambaran mengenai kondisi sebuah ruangan di kelab malam kawasan SCBD, Jakarta Selatan, yang disebut berkaitan dengan laporan dugaan kekerasan seksual terhadap penyanyi Betrand Peto. DE menyebut suasana di lokasi pada awalnya berlangsung santai dan orang-orang yang berada di dalam ruangan masih berinteraksi seperti biasa.
DE Datang Lewat Pukul 03.00 WIB
DE menyampaikan keterangannya saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Ia mengatakan tiba di tempat hiburan malam tersebut sekitar pukul 03.00 WIB lewat. Menurut pengakuannya, kedatangannya tidak bersama rombongan utama, melainkan seorang diri.
“Enggak, aku kebetulan datangnya udah di jam 03.00-an lewat. Itu posisinya aku datang sendirian,” kata DE.
Sesampainya di lokasi, DE melihat sejumlah orang berada di ruangan yang sama. Ia menyebut total terdapat sembilan orang, meski sebagian di antaranya sempat keluar ketika ia tiba.
“Ada sembilan orang. Kalau yang pas aku datang ada yang keluar juga. Kalau kami semua itu ada sembilan orang semua,” ujarnya.
Suasana Ruangan Disebut Masih Santai
Dalam keterangannya, DE menggambarkan situasi di dalam ruangan sebelum perkara tersebut mencuat ke publik. Ia mengatakan interaksi di antara orang-orang yang hadir masih berlangsung menyenangkan dan belum terlihat adanya ketegangan.
“Masih ini lah, masih fun-fun, masih seru-seruan,” tutur DE.
DE juga menyinggung kemungkinan adanya konsumsi minuman beralkohol di lokasi. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa saja yang minum maupun berapa banyak minuman yang dikonsumsi masing-masing orang. Namun, DE menegaskan orang-orang di ruangan tersebut masih dalam kondisi sadar.
“Dibilang enggak sadar, sadar. Cuma ya kalau dibilang ada minum, mungkin ada mereka. Iya, cuma kayak banyak atau enggaknya aku juga enggak tahu ya,” katanya.
Kasus ini bermula dari laporan seorang perempuan berinisial ANW ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan kekerasan seksual yang disebut terjadi di kelab malam kawasan SCBD, Jakarta Selatan, dan menyeret nama Betrand Peto.
Betrand telah membantah tuduhan tersebut. Penyanyi yang akrab disapa Onyo itu menyatakan tidak pernah melakukan pelecehan dan mengaku tidak mengenal pelapor.
Keterangan DE mengenai waktu kedatangannya, jumlah orang di dalam ruangan, suasana lokasi, serta dugaan konsumsi alkohol menjadi bagian dari informasi dalam perkembangan penanganan laporan itu. Kesaksian tersebut belum menentukan benar atau tidaknya tuduhan yang disampaikan ANW. Proses penanganan perkara tetap berada dalam kewenangan penyidik kepolisian.












