Berita  

Pentingnya Penguatan Keamanan Bandara Perintis Pasca Penembakan Papua

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya, menekankan perlunya penguatan pengamanan di bandara-bandara perintis menyusul insiden penembakan yang menewaskan pilot dan kopilot pesawat Smart Air di Bandara Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Kejadian tragis tersebut terjadi saat pesawat Smart Air sedang melayani penerbangan perintis di wilayah pedalaman, di mana pilot dan kopilot tewas akibat penembakan oleh kelompok bersenjata di sekitar area bandara. Insiden ini menyoroti kerentanan keamanan di objek vital transportasi udara di wilayah 3T, yang menuntut langkah konkret pemerintah dalam memperkuat pengamanan.

Danang Wicaksana meminta penempatan personel keamanan yang memadai di objek vital transportasi udara perintis sebagai langkah krusial dalam menjaga konektivitas udara yang merupakan urat nadi kehidupan masyarakat di wilayah terluar. Keselamatan awak penerbangan adalah tanggung jawab negara yang harus dijamin untuk memastikan distribusi logistik dan pergerakan manusia di daerah 3T tidak terhenti akibat ancaman teror. Selain itu, respons cepat dalam memulihkan situasi keamanan pasca-insiden juga penting untuk mencegah dampak lanjutan terhadap operasional penerbangan yang bisa berdampak pada isolasi masyarakat di daerah pedalaman dan kenaikan harga kebutuhan pokok akibat terganggunya pasokan.

Dalam konteks ini, Danang juga menyuarakan komitmennya untuk memperjuangkan perlindungan bagi para pekerja transportasi udara yang bertugas di wilayah berisiko tinggi, yang dianggapnya sebagai pahlawan transportasi yang merajut konektivitas Nusantara. Maka dari itu, perlunya perhatian serius dalam memastikan keamanan bandara perintis sebagai upaya untuk menghindari terulangnya insiden serupa di masa depan.

Source link