Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Ketua JARNAS Anti TPPO dan Anggota DPR RI Komisi VII, telah menegaskan komitmennya dalam memerangi kejahatan perdagangan orang. Dalam acara “Talk show Nasional Darurat Perdagangan Orang, Bersama Perangi Kejahatan Kemanusiaan!”, ia menekankan sinergi dan kolaborasi dari semua pihak untuk membawa keadilan bagi para korban. Saraswati juga memperhatikan alokasi anggaran yang timpang dalam upaya rehabilitasi dan pemulihan, khususnya dalam kasus Meriance Kabu, seorang pekerja migran korban penyiksaan di Malaysia. Dia menyuarakan perlunya tindakan konkret untuk menegakkan keadilan bagi korban-korban perdagangan orang, memastikan setiap kasus ditindaklanjuti hingga tuntas, tanpa memandang persoalan uang. Dengan semangat kolaborasi dan perjuangan tanpa henti, Saraswati menyerukan upaya bersama demi keadilan dan kemanusiaan.
Rahayu Saraswati Mendorong Sinergi Lawan Tindak Pidana Perdagangan Orang
Read Also
Recommendation for You

Abdul Wachid mengkritik penyaluran bantuan BNPB yang terhalang oleh prosedur administratif yang rumit. Menurutnya, tata…

Indonesia masih belum sepenuhnya mencapai swasembada energi, terutama dalam sektor minyak bumi, menurut Anggota Komisi…

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam forum World Economy di Davos, menyebut Badan Pengelola Investasi…

Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, menegaskan komitmennya untuk menurunkan tingkat kemiskinan hingga menghapus kemiskinan ekstrem…








