Permasalahan pendidikan di Jawa Tengah, terutama di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), menjadi sorotan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah, saat melakukan kunjungan kerja reses di Semarang. Beliau menyoroti rendahnya standar kualitas pendidikan di Jateng jika dibandingkan secara nasional, meskipun provinsi ini memiliki posisi yang strategis. Salah satu tantangan utama yang disoroti adalah tingginya tingkat pengangguran di kalangan lulusan SMK, yang dipengaruhi oleh kurangnya sarana dan prasarana pendidikan vokasi yang sudah usang. Himmatul menekankan perlunya pembaruan pada peralatan praktik di SMK untuk memastikan lulusan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Beliau menegaskan bahwa modernisasi infrastruktur pendidikan vokasi harus menjadi prioritas agar lulusan SMK memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja. Komisi X DPR RI, di mana Himmatul bernaung, berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia, termasuk di Jawa Tengah, melalui pembuatan kebijakan yang tepat, pengawasan yang ketat, dan dukungan anggaran yang memadai. Langkah ini diharapkan dapat memastikan bahwa lulusan SMK benar-benar siap bersaing di dunia kerja.












