Komisi VIII DPR RI mengadakan Rapat Kerja dengan Menteri Sosial untuk membahas program strategis Kementerian Sosial, termasuk pembangunan Sekolah Rakyat sebagai langkah pengentasan kemiskinan melalui pendidikan. Anggota Fraksi Partai Gerindra, M. Husni, menyoroti program tersebut dengan pandangan kritis namun apresiatif. Ia mengakui dedikasi Menteri Sosial dalam mengangkat pendidikan bagi masyarakat miskin dan menyebutnya “Gus Menteri”. Husni menyarankan agar pembangunan 100 Sekolah Rakyat dalam satu tahun dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap anak-anak dari keluarga miskin. Program Sekolah Rakyat dianggap sebagai investasi jangka panjang yang sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, dimana perubahan selalu dimulai dari sektor pendidikan. Husni juga menekankan bahwa dampak positif dari program ini mungkin baru akan terasa dalam kurun waktu 20 tahun ke depan.
Program Sekolah Rakyat: Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas 2045
Recommendation for You

Dwita Ria Gunadi, anggota Komisi IV DPR RI, bersama dengan Kementerian Pertanian, Kementerian PAN-RB, dan…

Dalam sebuah audiensi antara Komisi IV DPR RI dan Kelompok Pembudidaya Benih Lobster, Melati menekankan…

Program Pemagangan Nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan mendapatkan apresiasi dari Komisi IX DPR RI….

Kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjadikan pendidikan gratis dan menghapus pungutan uang komite di SMA…








