Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mencanangkan program cetak sawah baru dengan luasan lahan sekitar 150 ribu hektar dalam upaya mendukung program ketahanan pangan yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto. Mewakili Komisi II DPR RI, Ahmad Wazir Noviadi menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan Kementerian ATR/BPN agar program ini berjalan lancar tanpa adanya oknum yang memanfaatkan lahan terlantar. Dalam kunjungan kerja reses di Palembang, Noviadi juga menyoroti pentingnya tindakan menertibkan HGU dan penyelesaian konflik lahan di Sumatera Selatan. Diharapkan dengan langkah-langkah ini, Indonesia dapat menuju arah yang lebih baik untuk sektor pertanian dan pengelolaan lahan secara keseluruhan.
“Cara Mencegah Oknum Patok Tanah Terlantar dalam Program Cetak Sawah”
Read Also
Recommendation for You

Kawendra Lukistian, Anggota Komisi VI DPR RI, melaksanakan ziarah ke makam kakek Presiden Prabowo Subianto,…

Prabowo berencana menyediakan layanan kredit berbunga rendah melalui skema super micro financing untuk membantu nelayan…

Beberapa tokoh yang hadir dalam acara tersebut termasuk politisi Gerindra Dedi Mulyadi, Maruarar Sirait, dan…

Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, bersama Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Sulteng,…

Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik bersama PT PLN, Pertamina, Dirjen Ketenagalistrikan, dan…







