Prabowo Subianto Siapkan Kapal Induk Pertama RI Menjadi Pangkalan Helikopter
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah menyiapkan kapal induk pertama Indonesia yang merupakan hibah dari Angkatan Laut Italia untuk memperkuat kemampuan Indonesia dalam penanggulangan bencana alam, terutama kebakaran hutan.
Kapal yang diberi nama KRI Gajah Mada sedang dalam perjalanan dari Italia menuju Indonesia, dan diperkirakan tiba pada 15-20 September 2026. Prabowo menyatakan niatnya untuk memodifikasi kapal tersebut menjadi pangkalan helikopter yang dapat mendukung operasi drone.
Kapal Induk Helikopter KRI Gajah Mada
Rencana modifikasi kapal ini diungkapkan Prabowo dalam Rapat Terbatas Penanganan Bencana Alam di Istana Merdeka, Jakarta. Kapal itu akan mampu menampung hingga 10 helikopter kelas menengah, seperti Black Hawk dan Mi-17, yang dapat membawa 4-5 ton air dalam sekali operasi.
Dengan kemampuan ini, diharapkan respons terhadap kebakaran hutan dapat lebih cepat karena armada udara dapat segera mendekati titik api terbanyak dan melakukan operasi pemadaman secara lebih efisien.
Langkah-Langkah Lain
Selain kapal induk helikopter, Prabowo juga merencanakan penggunaan pesawat untuk operasi modifikasi cuaca guna mendukung penanganan bencana. Pemerintah juga akan mengembangkan drone berukuran besar yang dapat membawa dan menjatuhkan air, serta dapat ditempatkan di wilayah terdepan untuk respons awal.
Dengan gabungan kapal induk helikopter, pesawat modifikasi cuaca, dan drone pemadam, pemerintah berupaya untuk membangun pola respons bencana yang lebih proaktif dan efisien, sehingga penanganan bencana dapat dilakukan dengan lebih cepat dan tepat.








