Berita  

Bimantoro Wiyono Apresiasi Langkah Cepat BNN dalam Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin

JAKARTA, FraksiGerindra.id — Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra, Bimantoro Wiyono mengapresiasi keberhasilan dalam menggagalkan penyelundupan sebanyak 1,3 ton ketamin di perairan Kepulauan Riau. Aparat yang terlibat dalam pengungkapan tersebut antara lain Badan Narkotika Nasional, Bareskrim Polri, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta TNI Angkatan Laut.

Bimantoro Wiyono Mendorong Pengungkapan Tuntas

Menurut Bimantoro, pengungkapan penyelundupan dalam jumlah besar tersebut merupakan langkah penting dalam melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan zat berbahaya. Dia menekankan perlunya penyelidikan lebih mendalam untuk membongkar seluruh jaringan di balik keberhasilan aparat dalam menggagalkan penyelundupan ini.

Ia menyoroti pentingnya aparat penegak hukum untuk mengungkap peran pemodal, pemasok, penerima barang, dan jalur distribusi dalam jaringan penyelundupan tersebut. Bimantoro menegaskan bahwa pemetaan jaringan, penelusuran jalur distribusi, dan identifikasi pola penyelundupan harus diutamakan dalam upaya pemberantasan.

Penguatan Pengawasan dan Partisipasi Masyarakat

Bimantoro juga memberikan apresiasi terhadap langkah BNN yang mengusulkan agar ketamin dimasukkan ke dalam golongan narkotika. Ia menekankan perlunya respons yang adaptif terhadap perkembangan modus penyalahgunaan zat tersebut, seperti kemungkinan pencampuran dalam cairan rokok elektrik atau vape.

Selain penguatan penegakan hukum dan pengawasan, Bimantoro juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat. Ia mengajak warga pesisir, nelayan, dan pelaku industri kemaritiman untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan di wilayah perairan. Partisipasi masyarakat dianggap sebagai faktor kunci dalam memerangi peredaran narkoba.

Peran aktif semua pihak, dari aparat penegak hukum hingga masyarakat luas, diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam membasmi ancaman narkoba di Indonesia. Dengan kerjasama yang solid, diharapkan negara dapat terbebas dari dampak negatif peredaran gelap zat berbahaya.

Source link