Berita  

Menyokong Koperasi Merah Putih sebagai Penopang Rantai Pasok Nasional

Mendorong Koperasi Merah Putih sebagai Rantai Pasok Nasional

Menyikapi pentingnya peran koperasi dalam menguatkan rantai pasok nasional, Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, mendorong pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD KMP). Selain sebagai lembaga ekonomi di tingkat desa, KD KMP diharapkan dapat menjadi bagian integral dari sistem distribusi nasional.

Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Nasional

Kawendra Lukistian menyoroti pentingnya koperasi dalam sistem distribusi nasional untuk menopang ketahanan ekonomi Indonesia. Dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI bersama Menteri Koperasi, Kawendra menekankan bahwa koperasi perlu memiliki peran strategis yang lebih besar.

Mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menghidupkan semangat berkoperasi, Kawendra menyatakan bahwa Koperasi Merah Putih bukan hanya toko di desa, melainkan menjadi bagian dari rantai pasok yang dimiliki oleh negara. Hal ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap sektor swasta dalam distribusi barang dan jasa.

Penguatan Rantai Pasok Melalui Koperasi

Penguatan rantai pasok melalui koperasi dianggap dapat menstabilkan harga dan memastikan manfaat ekonomi langsung dirasakan oleh masyarakat. Dengan adanya jaringan distribusi yang lebih kuat melalui koperasi, diharapkan pemerintah dapat menjaga stabilitas harga secara efektif.

Kawendra juga mengapresiasi keberhasilan lebih dari 6.600 KD KMP yang telah masuk ke dalam rantai distribusi nasional. Namun, ia berharap jumlah koperasi yang terlibat terus bertambah dan dapat berperan sebagai mitra strategis bagi BUMN.

Peran Koperasi dalam Penguatan Ekonomi Rakyat

Kawendra menegaskan bahwa keterlibatan koperasi dalam memasok kebutuhan BUMN dapat memperluas pasar bagi produk masyarakat dan memperkuat fondasi ekonomi rakyat. Dengan target jelas dalam pengembangan koperasi, diharapkan KD KMP dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memiliki posisi strategis dalam perekonomian nasional.

Sumber daya manusia lokal diharapkan turut terlibat dalam pengelolaan koperasi untuk menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat aktivitas ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

Pengawasan Sistem Digital

Kawendra mendorong Kementerian Koperasi untuk membangun sistem pengawasan berbasis digital guna memantau perkembangan setiap koperasi secara menyeluruh. Dengan adanya dashboard pemantauan dan early warning system, berbagai permasalahan dalam pengelolaan koperasi dapat terdeteksi dan diatasi dengan cepat.

Harapannya, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat dikelola secara profesional, transparan, dan berkelanjutan untuk memperkuat rantai pasok nasional, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Source link