Berita  

Ketua Komisi III DPR RI Minta Pelaku Penyerangan Polisi di Katingan Diburu

Ketua Komisi III DPR RI Desak Polri Buru Pelaku Penyerangan di Katingan

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyerukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mengejar dan mengambil tindakan tegas terhadap semua pelaku yang terlibat dalam penyerangan terhadap personel Satresnarkoba Polres Katingan saat penggerebekan bandar narkoba di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Habiburokhman juga menekankan agar dua anggota polisi yang masih hilang segera ditemukan. Ia menegaskan agar tidak memberi ruang sedikit pun bagi bandar narkoba dan meminta penegakan hukum sekeras mungkin.

Rasa Duka Cita Mendalam atas Gugurnya Aipda Yudhi

Pernyataan tersebut disampaikan Habiburokhman menyusul insiden penggerebekan yang berujung pada kematian Aipda Yudhi Perdana Putra, Kanit 3 Satresnarkoba Polres Katingan. Habiburokhman menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum dan menghormati pengabdian Aipda Yudhi dalam upaya memberantas peredaran narkotika.

Melalui keterangannya, Habiburokhman menekankan bahwa Aipda Yudhi adalah sosok Bhayangkara yang gugur dalam tugas mulia melindungi masyarakat dari ancaman narkoba. Dalam menghadapi tragedi ini, Habiburokhman berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

Operasi Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan

Peristiwa tragis ini bermula saat petugas melakukan penggerebekan terhadap seorang bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan. Saat itu, Aipda Yudhi gugur dalam menjalankan tugasnya, sementara dua anggota polisi lainnya dilaporkan hilang.

Dalam situasi yang memanas, kericuhan terjadi ketika keluarga terduga pelaku melakukan perlawanan, dan warga turut terlibat dalam bentrokan. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menegaskan akan memberikan dukungan penuh dalam pencarian dua anggota yang hilang serta dalam pengungkapan jaringan narkotika.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, menegaskan pentingnya persiapan matang dalam setiap operasi pemberantasan narkotika untuk menjamin keselamatan anggota tanpa mengurangi ketegasan dalam penindakan.

Source link