Ahmad Dhani Tuduh Ada Pihak Ingin Membungkamnya Melalui Penghapusan Akun Instagram
Jakarta, VIVA – Musisi Ahmad Dhani baru saja kehilangan akun Instagram pribadinya. Hilangnya akun tersebut dikabarkan tidak hanya sebagai gangguan teknis biasa, tetapi Dhani curiga ada upaya untuk membungkamnya setelah beberapa unggahan kontroversial yang menyinggung masa lalu.
Ahmad Dhani Curiga Ada yang Takut Usai Unggah Konten Sensitif
Dhani mengaitkan hilangnya akun Instagram-nya dengan konten yang telah ia bagikan sebelumnya. Ia merasa bahwa ada pihak yang merasa terancam dengan apa yang ia sampaikan kepada publik.
“Saya merasa ada yang ketakutan dengan postingan saya. Jika postingan itu salah, seharusnya dilaporkan secara normatif di Instagram. Hal ini menunjukkan bahwa postingan tersebut benar adanya, dan ada upaya untuk membungkamnya,” ujarnya dalam keterangannya kepada media.
Kronologi Hilangnya Akun Instagram dan Pertemuan dengan Bareskrim
Ahmad Dhani juga mendatangi Bareskrim Polri setelah akun Instagram-nya menghilang. Namun, kunjungannya bukan untuk membuat laporan resmi, melainkan hanya bertemu dengan temannya untuk mencari tahu penyebab hilangnya akun tersebut.
“Saya hanya ingin bertemu dengan teman, bukan untuk membuat laporan. Ada spesialis siber di sini,” ungkap Dhani. Setelah berdiskusi, Dhani mengaku mendapat informasi mengejutkan dari temannya.
Meski mencurigai adanya intervensi dalam penghapusan akun Instagram-nya, Ahmad Dhani belum berencana membawa kasus ini ke ranah hukum. Ia saat ini fokus pada upaya pemulihan akun dengan berkomunikasi langsung dengan pihak terkait.
Spekulasi dan Upaya Pemulihan Akun
Akun Instagram @ahmaddhaniofficial tidak dapat diakses sejak Minggu, 3 Mei 2026, yang kemudian memunculkan berbagai spekulasi di media sosial. Dhani bersikeras bahwa penghapusan akunnya tidak disebabkan oleh laporan massal dari pengguna, melainkan ada pihak yang memiliki otoritas untuk mengambil tindakan tersebut.
Saat ini, Ahmad Dhani sedang berupaya memulihkan akun Instagram-nya melalui komunikasi intensif dengan pihak terkait, namun tanpa merinci detil lebih lanjut terkait langkah yang akan diambil dalam menghadapi situasi ini.












