Berita  

Program Bedah 400 Ribu Rumah Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, mendorong percepatan realisasi program bedah rumah dengan target 400 ribu unit pada 2026. Ia menegaskan bahwa program ini harus mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih tinggal di rumah tidak layak huni. Menurutnya, kebijakan peningkatan target tersebut menunjukkan fokus pemerintah tidak hanya pada penyediaan rumah baru, tetapi juga pada perbaikan kualitas hunian yang telah ditempati masyarakat.

Program bedah rumah ini merupakan salah satu program kerakyatan yang menunjukkan perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap masyarakat kecil. Iwan menilai program BSPS menjadi salah satu kebijakan strategis yang sangat dibutuhkan masyarakat. Program ini bertujuan untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat, mencerminkan keberpihakan Pemerintahan Pak Prabowo terhadap kesejahteraan rakyat.

Melalui Program bedah rumah, Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk mempercepat penyediaan hunian layak di seluruh Indonesia. Program ini dilaksanakan melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), yang juga bertujuan mengurangi jumlah rumah tidak layak huni (RTLH). Program ini akan diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Indonesia pada tahun 2026, termasuk daerah yang sebelumnya belum tersentuh program, mencerminkan komitmen pemerataan pembangunan.

Iwan mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BUMN dan sektor swasta melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), guna mendukung pelaksanaan teknis program di lapangan. Program bedah rumah tidak hanya memiliki dampak ekonomi yang signifikan, tetapi juga meningkatkan kesehatan masyarakat dan mengurangi risiko kerusakan. Komisi V DPR RI akan terus mengawal implementasi program ini untuk memastikan kualitas hasil renovasi dan konsistensi standar pelaksanaan di seluruh daerah. Juatnya, keberhasilan program bedah rumah terletak pada seberapa jauh rumah yang diperbaiki benar-benar mengubah kondisi hidup keluarga yang selama ini tinggal dalam keterbatasan.

Source link