Dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari YouTube Cumicumi, sahabat dekat mendiang Lula Lahfah, Dara Arafah, membagikan cerita yang menyentuh tentang alasan di balik keputusan Lula untuk menghapus tato di tubuhnya sebelum berpulang. Dara mengungkap bahwa keputusan Lula tersebut tidak pernah dibicarakan secara rinci, namun dari jawaban singkat yang diberikan Lula, Dara merasakan makna yang sangat dalam. Dalam mengenang Lula, Dara menjelaskan bahwa Lula selalu menyatakan bahwa ia ingin menghapus tato untuk membuat tubuhnya menjadi lebih bersih.
Potongan cerita sederhana tersebut memberikan pemahaman yang lebih mendalam setelah publik mengetahui bahwa Lula menyimpan perjuangan panjang melawan masalah kesehatan. Meskipun dikenal dengan sosok yang ceria dan penuh energi, Lula sebenarnya menghadapi ketakutan dan pergulatan batin yang jarang ia tunjukkan ke publik. Melalui media sosial, Lula pernah mengungkapkan momen ketika dirinya mengalami kesulitan napas dan nyeri dada yang menjadikan dirinya harus dirawat di rumah sakit, dimana ia ditemukan mengidap GERD, suatu kondisi yang sering kambuh akibat kecemasan dan overthinking yang dialaminya.
Pada November 2021, Lula kembali mengungkapkan perasaannya di media sosial, mengakui bahwa ia terjebak dalam siklus ketakutan yang sulit dihentikan. Meskipun hasil pemeriksaan medis menenangkan, kekhawatiran dan kecemasan menghantui Lula, yang membuatnya semakin memperburuk kondisinya.irebase meninggal.”










