Berita  

Komisi VII DPR RI Mendorong KPI Desa Wisata untuk Fokus pada Kualitas & Peningkatan Kelas

Komisi VII DPR RI mendorong Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk memperbaiki indikator kinerja utama (KPI) Program Desa Wisata, dengan lebih menekankan pada peningkatan kualitas desa wisata yang sudah ada daripada hanya menambah jumlah desa wisata. Pimpinan Komisi VII, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menyoroti pentingnya mengukur KPI desa wisata berdasarkan persentase desa yang telah meningkat kelasnya, contohnya dari “maju” menjadi “mandiri”, bukan hanya berdasarkan pertambahan desa wisata baru. Komisi VII juga mengusulkan agar tidak semua desa dipaksa menjadi desa wisata, dan bahwa evaluasi berkala diperlukan untuk memastikan hanya desa yang memiliki potensi dan tata kelola yang memadai yang dikembangkan lebih lanjut. Klasifikasi desa wisata oleh Kemenpar ke dalam empat kelas kategori: Rintisan, Berkembang, Maju, dan Mandiri, dengan kelas Mandiri menjadi yang tertinggi, menunjukkan desa dengan daya tarik wisata yang dikenal secara nasional dan internasional, fasilitas yang memenuhi standar, serta kontribusi pada pemasukan daerah. Semua upaya ini bertujuan untuk menjadikan desa wisata bukan hanya sebagai label administratif, tetapi juga destinasi pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi ekonomi lokal.

Source link