Berita  

Langkah Nyata Menuju Swasembada Energi Nasional: Permintaan Ramson Siagian

Anggota Komisi XII DPR RI, Ramson Siagian, mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret guna mempercepat terwujudnya swasembada energi nasional, sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut disampaikan Ramson dalam Rapat Kerja Komisi XII DPR RI bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Selasa (11/11/2025).

Dalam rapat yang membahas Realisasi Program Strategis Tahun 2025 dan Rencana Program Strategis Tahun 2026, Ramson menyoroti rendahnya lifting minyak nasional yang baru mencapai sekitar 605 ribu barel per hari, sementara konsumsi minyak Indonesia mencapai 1,6 juta barel per hari. Hal ini menyebabkan Indonesia masih harus mengimpor sekitar 1 juta barel minyak per hari untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Ramson menekankan pentingnya persoalan energi nasional ini dan mengatakan bahwa swasembada energi merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Oleh karena itu, kebijakan energi nasional harus diarahkan secara efektif, terukur, dan berorientasi pada kemandirian bangsa.

Selain itu, Ramson juga memperingatkan mengenai pentingnya sinkronisasi kebijakan energi nasional di antara lembaga terkait, mulai dari Kementerian ESDM, BUMN energi seperti Pertamina, hingga sektor swasta yang berperan dalam industri hulu migas. Ia menilai bahwa kebijakan yang tumpang tindih atau tidak tegas dalam pelaksanaan dapat menimbulkan ketidakpastian bagi investor dan pelaku usaha.

Ramson juga menyoroti masalah importasi BBM oleh pihak swasta, yang menurutnya terjadi akibat lemahnya pengawasan dan belum optimalnya sistem distribusi energi nasional yang efisien dan transparan. Ia menegaskan bahwa DPR akan terus mengawal pelaksanaan kebijakan energi, khususnya yang terkait dengan target swasembada energi nasional. Komisi XII DPR RI mendukung penuh langkah pemerintah menuju kemandirian energi, asalkan tetap dijalankan dengan prinsip akuntabilitas dan tata kelola yang baik.

Melalui rapat kerja ini, Komisi XII DPR RI mendorong Kementerian ESDM untuk menyusun langkah konkret dalam meningkatkan lifting minyak nasional, memperkuat program diversifikasi energi, dan memperbaiki tata kelola sektor migas agar tujuan besar swasembada energi dapat terwujud secara berkelanjutan.

Source link