Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyambut positif keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk merombak kabinet, menganggapnya sebagai langkah strategis yang mencerminkan dinamika pemerintahan. Menurut Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani, reshuffle kabinet ini diharapkan mampu memberikan jawaban atas berbagai tantangan ekonomi yang akan dihadapi ke depan. Perubahan di sejumlah posisi kementerian dipandang membawa mandat strategis yang akan berdampak pada masyarakat luas.
Dalam konteks ini, Apindo khususnya menyoroti pentingnya posisi Menteri Keuangan dalam reshuffle tersebut. Shinta Kamdani menjelaskan bahwa jabatan Menteri Keuangan memiliki arti yang sangat strategis karena berkaitan langsung dengan arah kebijakan fiskal, insentif bagi dunia usaha, dan kepastian iklim investasi. Apindo juga mengapresiasi kontribusi Sri Mulyani Indrawati yang telah digantikan dalam reshuffle, mengakui peran besar Sri Mulyani dalam menjaga kredibilitas fiskal dan mendorong reformasi struktural.
Dengan penunjukan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan yang baru, Apindo menyampaikan harapan besar dari dunia usaha. Mereka berharap agar Purbaya mampu menjaga kesinambungan kebijakan yang responsif terhadap perubahan kondisi ekonomi. Beberapa tantangan yang dihadapi termasuk menjaga ruang fiskal, memperkuat daya beli masyarakat, dan mendukung pertumbuhan sektor riil. Apindo menegaskan bahwa stabilitas pasar dan kepercayaan investor dapat tetap terjaga apabila ada konsistensi dalam kebijakan dan komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan dunia usaha.
Dengan komunikasi yang baik dan arah kebijakan yang jelas, Apindo yakin bahwa stabilitas pasar dan kepercayaan investor dapat terus terjaga, sehingga perekonomian nasional tetap berada pada jalur yang sehat dan berdaya saing. Selain itu, Apindo juga menekankan pentingnya konsistensi arah kebijakan, komitmen pada reformasi struktural, koordinasi lintas kementerian, dan komunikasi yang terbuka dengan pelaku usaha.










