Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu di Toraja Utara, yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI bekerja sama dengan Komisi II DPR RI dan Bawaslu Kabupaten Toraja Utara, merupakan acara penting yang berlangsung di Toraja Heritage Hotel. Acara ini dihadiri oleh sekitar 80 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk tokoh masyarakat, agama, perempuan, partai politik, NGO, pemuda, media, dan mahasiswa. Hadir pula dalam acara tersebut Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, Tenaga Ahli Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Golkar Hasruddin Pagajang, serta jajaran Forkopimda dan Bawaslu baik tingkat provinsi maupun kabupaten.
Dalam sambutannya, Bupati Frederik Victor Palimbong memberikan apresiasi terhadap peran Bawaslu dalam menjaga keadilan demokrasi dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung kelembagaan pengawas pemilu dengan memberikan lahan untuk pembangunan kantor Bawaslu di Toraja Utara. Begitu pula, Tenaga Ahli Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Golkar Hasruddin Pagajang menyatakan pentingnya hubungan kemitraan antara Bawaslu dan Komisi II DPR RI dalam memperkuat kelembagaan demokrasi.
Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Mardiana Rusli menekankan bahwa forum penguatan kelembagaan ini memberikan informasi yang sangat berharga bagi kedua belah pihak, termasuk tentang hibah tanah dari Bupati Toraja Utara yang sedang dalam proses. Tujuan dari kegiatan ini antara lain untuk memperkuat peran Bawaslu dalam menjaga keadilan pemilu, meningkatkan sinergi antara Bawaslu dengan DPR RI, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.
Dengan hibah tanah yang diberikan oleh Bupati Toraja Utara, diharapkan Bawaslu Kabupaten Toraja Utara dapat segera memiliki kantor representatif sebagai simbol marwah dan wibawa kelembagaan pengawas pemilu. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari kemitraan antara lembaga-lembaga terkait untuk memperkuat demokrasi dan menjaga keberlangsungan pemilu yang adil dan transparan.










