Kebijakan pemblokiran rekening dormant yang dilakukan PPATK menuai reaksi dari kalangan legislatif. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut bertujuan melindungi rekening-rekening nasabah yang tidak aktif. Rekening dormant kerap tetap dikenakan biaya administrasi namun tidak memberikan bunga kepada pemiliknya. Dasco menyebut kebijakan blokir rekening dilakukan untuk memberantas praktik perjudian online yang sering menggunakan rekening pasif. Jika nasabah keberatan, mereka dapat konfirmasi untuk membuka kembali rekeningnya. Tujuan dari kebijakan tersebut adalah untuk menyelamatkan uang nasabah. PPATK memberikan penjelasan terkait langkah-langkah yang diambil dan memastikan bahwa pembekuan rekening dapat diaktifkan kembali dengan mudah setelah konfirmasi dari pemiliknya. Dasco menegaskan bahwa kebijakan tersebut dimaksudkan untuk melindungi keuangan nasabah.
Penjelasan Kebijakan Pemblokiran Rekening Dasco
Read Also
Recommendation for You

Abdul Wachid mengkritik penyaluran bantuan BNPB yang terhalang oleh prosedur administratif yang rumit. Menurutnya, tata…

Indonesia masih belum sepenuhnya mencapai swasembada energi, terutama dalam sektor minyak bumi, menurut Anggota Komisi…

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam forum World Economy di Davos, menyebut Badan Pengelola Investasi…

Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, menegaskan komitmennya untuk menurunkan tingkat kemiskinan hingga menghapus kemiskinan ekstrem…








