Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyoroti pentingnya reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) demi memberikan peran yang lebih signifikan kepada negara-negara dari Global Selatan dalam tata kelola dunia. Hal ini disampaikan Prabowo dalam pernyataan resminya setelah bertemu dengan Presiden Brasil Luiz InĂ¡cio Lula da Silva di Brasilia. Prabowo menegaskan perlunya PBB mengakomodasi suara para pemain baru dalam panggung global, khususnya dari negara-negara berkembang dengan populasi besar dan ekonomi kuat.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo dan Lula da Silva juga mendiskusikan dukungan terhadap perdamaian di Ukraina dan Gaza. Mereka menyepakati kerja sama dalam berbagai bidang, seperti teknologi pertanian, energi terbarukan, serta pertahanan dan perdagangan. Prabowo menekankan pentingnya kerja sama dalam mendorong gencatan senjata, baik di Ukraina maupun di Timur Tengah, demi mencapai perdamaian yang berkelanjutan.
Prabowo menyoroti sikap tegas Lula da Silva terkait perlunya gencatan senjata di Gaza dan solusi dua negara sebagai jalan keluar konflik di Timur Tengah. Dengan demikian, Prabowo mengapresiasi dukungan kuat Lula da Silva dalam upaya mencapai perdamaian di wilayah tersebut. Kedua pemimpin sepakat untuk bekerja sama dalam upaya mendukung perdamaian global dan menggencarkan reformasi PBB untuk menciptakan tata kelola dunia yang lebih inklusif dan adil.












