Tim kuasa hukum Betrand Putra Onsu atau Betrand Peto mendatangi lokasi yang dikaitkan dengan perkara dugaan pelecehan yang menyeret nama kliennya. Penelusuran itu dilakukan untuk mencocokkan keterangan Betrand dengan kondisi sebenarnya di tempat kejadian, sekaligus mencari informasi dari orang-orang yang berada di sekitar lokasi.
Langkah tersebut diambil karena tim hukum menyatakan tidak ingin membangun pembelaan hanya berdasarkan keterangan Betrand. Mereka juga berusaha memperoleh gambaran mengenai situasi dan aktivitas yang berlangsung saat dugaan peristiwa itu terjadi.
Kuasa hukum klaim belum menemukan saksi yang menyebut Betrand melakukan tindakan tersebut
Dalam penelusuran itu, kuasa hukum menggali keterangan dari sejumlah orang yang disebut berada di sekitar lokasi. Berdasarkan informasi yang mereka peroleh, belum ada orang yang menyatakan melihat Betrand melakukan tindakan sebagaimana tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
“Kita nggak mau terima dengan mentah gitu. Pernyataan Onyo saja. Kita mau lihat dari teman-temannya orang yang ada di sekitarnya pada saat itu. Dan yang kita dapatkan tidak ada satupun orang yang bilang bahwa Onyo melakukan itu,” ujar kuasa hukum Betrand Peto, seperti dikutip dari tayangan YouTube.
Keterangan tersebut menjadi bagian dari upaya tim hukum untuk menguji rangkaian informasi dalam perkara tersebut melalui kondisi lapangan dan kesaksian orang-orang di sekitar lokasi. Namun, pernyataan mengenai tidak ditemukannya saksi yang menyebut tindakan itu disampaikan oleh pihak kuasa hukum Betrand.
CCTV hanya ditemukan di area tangga
Selain meminta keterangan sejumlah orang, tim kuasa hukum juga memeriksa keberadaan kamera pengawas atau CCTV di lokasi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mencari rekaman yang mungkin dapat membantu memperjelas pergerakan maupun aktivitas orang-orang sebelum atau setelah kejadian yang dilaporkan.
Menurut kuasa hukum, tidak terdapat CCTV di dalam ruangan yang disebut sebagai lokasi kejadian. Kamera pengawas yang mereka temukan berada di area tangga, bukan di dalam ruangan tersebut.
“Kita kemarin udah ke sana dan di dalam ruangan tidak ada CCTV, adanya CCTV di tangga,” jelas kuasa hukum Betrand.
Meski tidak mengarah langsung ke ruangan yang dimaksud, rekaman dari kamera di area tangga dinilai dapat memberikan informasi mengenai aktivitas di jalur menuju lokasi. Karena itu, pihak Betrand berharap penyidik dapat memperoleh dan memeriksa rekaman tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Rekaman CCTV di area tangga itu diharapkan dapat menjadi salah satu materi yang diperiksa dalam proses penyelidikan atau penyidikan perkara dugaan pelecehan tersebut.












