Pentingnya Peran 3 Hal untuk Perkembangan Kognitif Anak






Mau Traveling Bersama Anak Tanpa Drama? Orang Tua Tak Boleh Abaikan 5 Hal Ini!

Mau Traveling Bersama Anak Tanpa Drama? Orang Tua Tak Boleh Abaikan 5 Hal Ini!

Kemampuan anak dalam belajar dan memecahkan masalah kerap dikaitkan dengan kecerdasan atau nilai akademik. Padahal, perkembangan kognitif anak berlangsung melalui proses yang jauh lebih kompleks.

Peran Perkembangan Kognitif pada Anak

Kemampuan seperti perhatian, memori, penalaran, hingga pemecahan masalah merupakan bagian dari perkembangan kognitif yang membantu anak belajar dan beradaptasi dengan lingkungan. Potensi anak tidak selalu dapat dilihat hanya dari nilai sekolah atau ukuran IQ.

Berbagai faktor berperan, mulai dari pemenuhan nutrisi, kesehatan saluran cerna, kesiapan biologis, hingga stimulasi yang sesuai. Semua faktor tersebut menjadi fondasi penting dalam proses perkembangan kognitif anak.

Hubungan Pola Makan dengan Kemampuan Kognitif Anak

Studi yang dipublikasikan dalam Nutrition Reviews pada tahun 2026 menemukan hubungan positif antara pola makan dengan kemampuan kognitif dan prestasi akademik anak. Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, dari Danone Indonesia, menjelaskan bahwa peran nutrisi, kesehatan saluran cerna, dan stimulasi dalam perkembangan kognitif sangat penting.

Pentingnya Kesehatan Saluran Cerna

Kesehatan saluran cerna berkaitan dengan penyerapan nutrisi yang penting untuk mendukung proses belajar dan perkembangan anak. Asupan nutrisi yang mengandung prebiotik dan serat pangan dapat mendukung kesehatan saluran cerna dan microbial diversity. Orang tua perlu memperhatikan gut health anak sebagai bagian penting dari upaya membangun kesiapan biologis anak.

Anak juga memerlukan stimulasi yang sesuai dengan tahap perkembangannya. Interaksi sederhana di rumah, seperti bermain bersama, berbicara, dan memberikan kesempatan untuk mengeksplorasi lingkungan, turut menjadi bagian penting dalam pengalaman belajar sehari-hari.

Sumber: VIVA


Source link