Pada kunjungan ke Mesir, Presiden China Xi Jinping memberikan dukungan kepada negara-negara Timur Tengah untuk menolak campur tangan pihak luar dan membangun arsitektur keamanan yang baru. Hal ini merupakan upaya untuk menjaga kedaulatan serta stabilitas di kawasan tersebut.
Dukungan Xi Jinping untuk Negara-Negara Timur Tengah
Dalam acara Power Lunch CNBC Indonesia yang disiarkan pada Jumat, 4 September 2026, Xi Jinping menegaskan pentingnya negara-negara Timur Tengah dapat menentukan nasib dan kebijakan mereka sendiri tanpa campur tangan dari negara lain. Hal ini sejalan dengan prinsip non-intervensi dalam urusan dalam negeri suatu negara yang telah lama dijunjung tinggi oleh pemerintah China.
Xi Jinping juga menekankan perlunya negara-negara di Timur Tengah untuk bekerja sama dalam membangun arsitektur keamanan yang baru. Dengan meningkatnya ketegangan di berbagai belahan dunia, termasuk di Timur Tengah, kerja sama dalam bidang keamanan menjadi krusial untuk mencegah konflik yang lebih luas terjadi.
Kunjungan ke Mesir
Selama kunjungannya ke Mesir, Xi Jinping juga menjalin kerja sama bilateral dengan Presiden Mesir untuk memperkuat hubungan kedua negara. Mesir merupakan salah satu negara kunci di kawasan Timur Tengah dan memiliki peran penting dalam geopolitik regional.
Upaya China untuk mendukung negara-negara Timur Tengah dalam menata ulang arsitektur keamanan dapat membawa dampak yang signifikan bagi stabilitas regional dan hubungan antar negara di kawasan tersebut. Dukungan ini juga mencerminkan komitmen China dalam membangun hubungan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan dengan negara-negara di seluruh dunia.








