Berita  

Optimalkan Pertumbuhan Bisnis Anda melalui Industri Pengolahan

Jakarta, CNBC Indonesia – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal II-2026 mencatat angka 5,29% (yoy), menunjukkan pertumbuhan positif namun sedikit lebih rendah dibandingkan dengan Kuartal I-2026 yang mencapai 5,61% (yoy).

Penyebab Penurunan Pertumbuhan Ekonomi

Menurut Economist CNBC Indonesia, Maesaroh, penurunan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia di Q2-2026 terkait dengan siklus tahunan yang meliputi akhir bulan Ramadan, Lebaran, dan Imlek. Periode ini biasanya mengerek tingginya konsumsi masyarakat, namun setelah berakhirnya musim tersebut, terjadi penurunan konsumsi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

Meskipun demikian, kinerja PDB Indonesia pada Q2-2026 masih lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi didorong oleh konsumsi makanan, minuman, serta sektor perawatan. Industri pengolahan non-migas juga turut tumbuh, yang diharapkan dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja melalui investasi yang terus meningkat.

Analisis Kinerja Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Bagaimana analisis kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini? Apakah mesin pertumbuhan masih dalam kondisi yang optimal? Untuk informasi lebih lanjut, simak ulasan lengkap Shania Alatas bersama Economist CNBC Indonesia, Maesaroh, dalam acara Squawk Box di CNBC Indonesia pada Kamis, 06 Agustus 2026.

Sumber: CNBC Indonesia

Source link