Berita  

Investigasi Kasus Travel Umrah Hananiah: Dorong Optimalisasi Pemulihan Aset Korban

Bimantoro Wiyono Dorong Pengusutan Menyeluruh Kasus Travel Umrah Hananiah dan Optimalisasi Pemulihan Aset Korban

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra, Bimantoro Wiyono, mendorong aparat penegak hukum untuk menyelidiki secara menyeluruh dugaan penipuan yang melibatkan Travel Umrah Hananiah. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pelacakan dan pemulihan aset korban dengan optimal.

Dugaan Penggunaan Skema Ponzi

Bimantoro menyampaikan pandangannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, perwakilan korban, dan kuasa hukum korban di Kompleks Parlemen, Jakarta. Ia menyoroti adanya indikasi penggunaan skema Ponzi dalam pengelolaan dana peserta travel.

Jumlah dana yang minim dikembalikan kepada korban menjadi perhatian serius yang perlu diselidiki lebih lanjut. Pernyataan pihak travel yang mengklaim dana operasional sudah habis juga menjadi sorotan tajam dari Bimantoro.

Pentingnya Penyidikan Mendalam

Bimantoro mendorong kepolisian untuk memeriksa kemungkinan kesengajaan atau mens rea dalam kasus ini. Ia menekankan bahwa fakta-fakta dalam persidangan dan penyidikan dapat mengungkapkan motif sebenarnya di balik pengelolaan dana jamaah.

Peran influencer, artis, dan publik figur dalam promosi travel juga ditekankan oleh Bimantoro. Ia menekankan perlunya memastikan apakah pihak lain mengetahui atau terlibat dalam praktik penipuan pada perjalanan umrah.

Pendataan dan Pemulihan Aset

Bimantoro juga meminta pendataan dan kalkulasi resmi terkait total kerugian korban. Selain biaya paket umrah, kerugian juga mencakup pengeluaran lain seperti tiket, akomodasi, dan lainnya. Pendalaman aset dan pelacakan secara menyeluruh juga menjadi fokusnya.

Ia mendorong kerjasama antara Kepolisian, PPATK, dan instansi terkait untuk melacak aliran dana secara komprehensif. Tujuannya tidak hanya untuk memulihkan hak korban, tetapi juga sebagai efek jera bagi pelaku kejahatan keuangan di masa depan.

Source link