Sarwendah Ajak Ruben Onsu untuk Bertemu dan Selesaikan Konflik
Jakarta, VIVA – Setelah beberapa waktu sempat ramai diperbincangkan, kisruh antara Sarwendah dan Ruben Onsu nampaknya mulai mereda. Kabar terbaru menyebutkan bahwa pihak Sarwendah telah mengambil langkah awal untuk membuka jalur komunikasi dengan mantan suaminya tersebut.
Langkah Awal untuk Penyelesaian Damai
Tim hukum Sarwendah diketahui telah mengirimkan surat resmi kepada kuasa hukum Ruben Onsu. Isi surat tersebut berupa ajakan untuk mengadakan pertemuan guna membahas berbagai persoalan yang selama ini menjadi sorotan publik. Kabar tersebut disampaikan oleh Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu. Menurutnya, surat yang diterima dari pihak Sarwendah merupakan langkah inisiatif untuk mencari jalan keluar terbaik melalui dialog yang bersifat tertutup dan kekeluargaan.
Berbagai Persoalan Akan Dibahas
Ajakan pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju penyelesaian masalah tanpa perlu melibatkan konflik yang semakin meluas ke ranah publik. Namun, jadwal pasti pertemuan masih belum ditentukan karena pihak Sarwendah belum menetapkan tanggal pelaksanaan. Adapun Ruben Onsu rencananya akan menjalankan ibadah umrah dalam waktu dekat, sehingga kemungkinan pertemuan baru dapat dilakukan setelah kedatangannya kembali ke Indonesia.
Minola Sebayang menyatakan, “Minggu depan itu, dia (Ruben) umrah. Jadi, kalau misalnya kami menyampaikan surat respons, mungkin sekitar bulan Juli (pertemuan).” Belum jelas apakah Ruben Onsu akan hadir langsung dalam pertemuan tersebut atau memberikan kuasa penuh kepada tim hukumnya untuk mewakili dirinya.
Situasi serupa juga berlaku bagi Sarwendah. Belum ada kepastian apakah dia akan datang sendiri atau menyerahkan proses tersebut kepada kuasa hukumnya. Surat dari pihak Sarwendah masih berada pada tahap awal komunikasi dengan fokus membuka ruang pembicaraan yang lebih kondusif guna menemukan solusi terbaik bagi kedua belah pihak.
“Karena ini kan masih surat awal bahwa mulai ada ajakan untuk membicarakan ini di ruang tertutup secara kekeluargaan,” ujar Minola Sebayang.












