Bahaya Kolesterol Tinggi yang Sering Diabaikan
Jakarta, VIVA – Kolesterol tinggi sering dianggap sepele oleh banyak orang, padahal dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan. Meskipun tanpa gejala yang jelas, kolesterol tinggi dapat merusak pembuluh darah secara perlahan selama bertahun-tahun.
Peringatan dari Dokter Spesialis Jantung
Berbagai risiko yang ditimbulkan oleh kolesterol tinggi menjadi perhatian para dokter jantung. Banyak pasien baru mengetahui kondisi kolesterol mereka setelah mengalami komplikasi serius seperti serangan jantung atau stroke. Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Nancy Virginia, menekankan pentingnya pemeriksaan rutin dan pencegahan sejak dini dalam menangani masalah kolesterol.
“Kolesterol tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala, sehingga menyebabkan banyak pasien baru menyadari kondisinya setelah terjadi komplikasi,” ujar Dokter Nancy Virginia.
Faktor Penyebab Kolesterol Tinggi
Salah satu kesalahpahaman yang sering terjadi adalah anggapan bahwa kolesterol tinggi hanya dialami oleh orang dengan berat badan berlebih. Namun, kolesterol tinggi dapat menyerang siapa saja, termasuk individu yang terlihat sehat dan memiliki pola makan baik. Lebih dari 80 persen kolesterol dalam tubuh diproduksi oleh hati, sedangkan hanya sekitar 20 persen berasal dari makanan.
Selain faktor pola makan, faktor genetik juga dapat berperan dalam masalah kolesterol tinggi. Kelainan genetik seperti familial hypercholesterolemia dapat menyebabkan kadar kolesterol sangat tinggi sejak usia muda. Hal ini sering kali baru diketahui saat pasien mengalami masalah jantung serius.
Kadar kolesterol LDL yang tinggi dapat berakibat pada penumpukan lemak di dinding pembuluh darah, yang pada akhirnya dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kadar kolesterol dalam batas normal dan melakukan pencegahan sedini mungkin.
Jadi, meskipun terlihat sepele, masalah kolesterol tinggi sebenarnya dapat menjadi bom waktu yang mengancam kesehatan tubuh. Penting untuk melakukan pemeriksaan secara rutin dan mengikuti anjuran dokter dalam menangani kondisi kolesterol.












