Perayaan Waisak 2026 di Borobudur: Pesona Budaya dan Tradisi yang Memikat
Pada tahun 2026, perayaan Waisak di kawasan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, tidak hanya menjadi momen penting bagi umat Buddha tetapi juga menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Suasana semarak dari kekayaan budaya, tradisi, dan pesona situs bersejarah Borobudur mampu memikat hati siapapun yang datang.
Atmosfer Meriah Waisak di Kawasan Borobudur
Selama beberapa hari perayaan, kawasan Borobudur dipadati pengunjung yang ingin merasakan langsung atmosfer Waisak serta menjelajahi destinasi bersejarah di sekitarnya. Berbagai candi bersejarah di Borobudur menjadi bagian dari rangkaian kegiatan perayaan Waisak, tidak hanya sebagai tempat bersejarah dan spiritual, tetapi juga sebagai pusat pertemuan bagi masyarakat, pelaku ekonomi kreatif, komunitas budaya, dan para wisatawan.
Borobudur Peace & Prosperity Festival (BPF) 2026
Salah satu kegiatan yang turut meramaikan perayaan Waisak di Borobudur adalah Borobudur Peace & Prosperity Festival (BPF) 2026 dengan tema One Light One World. Festival ini berlangsung dari tanggal 29 hingga 31 Mei 2026, dimulai dari Candi Pawon dan Sungai Progo, lalu berlanjut ke Candi Borobudur, serta diakhiri di Candi Ngawen. Kegiatan penutupan di Candi Ngawen, seperti festival balon udara, berhasil menarik ribuan pengunjung dari dalam dan luar negeri.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyampaikan apresiasi terhadap festival tersebut. Ia menekankan bahwa perayaan Waisak bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga sebuah festival yang mempersatukan berbagai suku, ras, dan agama untuk memajukan ekonomi dan memperkuat persaudaraan.
Kuartet Puteri Indonesia 2026 di Perayaan Waisak
Perayaan Waisak tahun ini juga dihadiri oleh kuartet Puteri Indonesia 2026 yang tergabung dalam Savikara. Mereka, yaitu Agnes Aditya Rahajeng, Victoria Titisari Kosasieputri, Gisela Belicia Alma Thesalonica, dan Karina Moudy Widodo, terlibat dalam berbagai kegiatan di kawasan Borobudur mulai dari kegiatan sosial, pelestarian budaya, hingga kolaborasi dengan pelaku UMKM lokal dan wisatawan mancanegara.












