Sebuah penemuan medis terbaru menyoroti pentingnya mempertahankan massa otot saat menjalani terapi penurunan berat badan. Studi yang dikutip dari Reuters pada tanggal 16 April 2026 mengungkapkan bahwa semaglutide (Wegovy) lebih efektif dalam menjaga jaringan tubuh tanpa lemak daripada tirzepatide (Zepbound/Mounjaro). Meskipun tirzepatide cenderung dapat menghasilkan penurunan berat badan yang lebih signifikan, analisis data jangka panjang terhadap ribuan pasien menunjukkan bahwa pengguna tirzepatide kehilangan massa tanpa lemak sebanyak 1,1 persen lebih banyak dalam tiga bulan pertama dan meningkat menjadi 2 persen lebih banyak setelah satu tahun penggunaan dibandingkan dengan pengguna semaglutide.
Para peneliti mulai mempertanyakan fokus pasien hanya pada angka berat badan yang hilang tanpa memperhatikan apa yang sebenarnya hilang dari tubuh mereka. Risiko kehilangan massa otot yang signifikan, terutama pada pasien dengan penurunan berat badan drastis di atas 20 persen, jauh lebih tinggi pada kelompok tirzepatide. Hal ini memicu kekhawatiran akan kelelahan dan penurunan ketahanan fisik akibat kehilangan otot yang berlebihan. Olahraga menjadi faktor penting bagi pasien yang menggunakan kedua jenis obat ini. Novo Nordisk, produsen semaglutide, belum memberikan komentar langsung terhadap temuan ini, sementara Eli Lilly, produsen tirzepatide, belum memberikan tanggapan terhadap hasil studi yang masih dalam tahap pra-publikasi.
Harapannya, temuan ini akan membantu pasien dan dokter untuk memilih solusi medis yang paling mendukung kesehatan jangka panjang secara menyeluruh. Seiring dengan penelitian medis terbaru, penting bagi masyarakat untuk mempertahankan massa otot selama proses penurunan berat badan agar kesehatan tubuh secara keseluruhan tetap terjaga dengan baik.












