Berita  

Dalami Sistem Distribusi Film Nasional di Bioskop: Tinjauan Komisi VII DPR RI

Rahayu Saraswati, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, menghelat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panitia Kerja Kreativitas dan Distribusi Film Nasional bersama asosiasi serta pelaku industri perfilman di Nusantara I, Jakarta. Fokus rapat adalah mekanisme distribusi dan penayangan film nasional di bioskop Indonesia. Rahayu ingin mendapatkan pandangan komprehensif dari para pelaku industri untuk menciptakan ekosistem yang adil dan seimbang tanpa merugikan pihak manapun.

Menjawab pertanyaan tentang keberpihakan negara terhadap film nasional, Rahayu menyampaikan pentingnya peran BUMN seperti PT Produksi Film Negara (PFN) dalam memperkuat ekosistem perfilman. Produksi film nasional terus meningkat, tetapi keterbatasan layar bioskop menjadi tantangan utama. Meski demikian, perkembangan bioskop di daerah yang mendukung film lokal dianggap sebagai peluang strategis untuk memperkuat identitas budaya daerah melalui industri perfilman.

Rahayu juga menyoroti kompetisi ketat antara film nasional dan film impor yang umumnya memiliki dukungan distribusi dan pemasaran yang lebih kuat. Dia meminta transparansi terkait sistem kurasi dan distribusi layar dari pihak bioskop serta menekankan pentingnya penguatan regulasi turunan untuk menciptakan sistem distribusi film yang lebih adil dan berimbang. Hasil rapat ini akan diformulasikan sebagai rekomendasi Panja Komisi VII DPR RI untuk memperkuat kebijakan nasional di sektor perfilman guna mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan film nasional di tengah persaingan global.

Source link