Berita  

Aktivitas Gunung Slamet Meningkat: Badan Geologi Bereaksi

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Slamet per tanggal 29 Maret 2026. Meskipun demikian, status gunung api tertinggi di Jawa Tengah masih berada pada Level II atau Waspada. Gunung Slamet merupakan gunung api tipe strato yang memiliki ketinggian sekitar 3.432 meter di atas permukaan laut dan terletak di lima kabupaten di Jawa Tengah. Erupsi terakhir Gunung Slamet tercatat pada periode Maret-September 2014, diikuti dengan peningkatan aktivitas kegempaan pada September-Oktober 2023.

Peningkatan aktivitas tremor yang berkelanjutan dan tremor harmonik berdurasi panjang menandakan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Slamet. Hal ini disebabkan oleh pemanasan fluida dan aktivitas hembusan pada kedalaman dangkal. Sejak tanggal 19 Oktober 2023, status aktivitas Gunungapi Slamet ditetapkan pada Level II Waspada. Pada Mei 2024, terjadi peningkatan Gempa Vulkanik Dalam yang mengindikasikan suplai magma ke arah permukaan, diikuti oleh gempa dangkal dan tremor hingga akhir 2024. Hingga saat ini, aktivitas seismik Gunungapi Slamet masih fluktuatif, didominasi oleh gempa frekuensi rendah dan tremor tanpa erupsi maupun perubahan visual signifikan.

Data kegempaan periode 16-28 Maret 2026 mencatat frekuensi gempa yang beragam, termasuk Gempa Hembusan, Gempa Low Frequency, Gempa Vulkanik Dalam, dan Gempa Tektonik Jauh. Aktivitas gempa frekuensi rendah di Gunung Slamet menunjukkan peningkatan signifikan sejak Maret 2026. Pengamatan deformasi juga menunjukkan indikasi magma yang bergerak ke arah permukaan, meningkatkan kemungkinan erupsi. Hingga 29 Maret 2026, status Gunungapi Slamet masih berada pada Level II Waspada. Masyarakat diimbau untuk tidak berada dalam radius 2 km dari kawah puncak. Pengamatan lanjutan akan terus dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan selanjutnya. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh langsung dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau Pos Pengamatan Gunungapi Slamet. Peninjauan kembali tingkat aktivitas Gunungapi Slamet akan dilakukan jika terjadi perubahan visual atau kegempaan yang signifikan.

Source link