Perceraian antara Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi semakin mendekati titik terang, dengan keduanya akhirnya setuju untuk berpisah. Salah satu titik fokus yang mulai menemukan kesepakatan adalah terkait hak asuh anak, yang diputuskan akan diberikan kepada Mawa. Dalam proses mediasi, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan terkait pengasuhan anak, meskipun Insanul Fahmi tetap meminta akses untuk bertemu dengan sang anak dalam kondisi tertentu.
Meskipun mediasi tidak menghasilkan kesepakatan damai, Wardatina Mawa mantap untuk melanjutkan proses perceraian hingga terselesaikan di pengadilan. Tidak hanya itu, Insanul Fahmi juga tidak menolak perceraian setelah sebelumnya berusaha mempertahankan rumah tangganya. Kesepakatan tertulis memberikan Insanul Fahmi akses untuk melihat anaknya tanpa mengganggu proses sekolahnya. Dengan begitu, proses perceraian antara Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi terus berjalan dengan keputusan yang sudah bulat untuk berpisah.












