Berita  

15% Rudal Iran Menuju Israel, Sisanya ke Negara Arab

Pemerintah Arab Saudi mengutuk tindakan Iran dalam serangan terbaru di Timur Tengah. Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdulah H. Amodi, mengungkapkan bahwa mayoritas rudal Iran sebenarnya tidak ditujukan ke Israel, melainkan kepada negara-negara Muslim tetangganya. Menurut Amodi, serangan ini tidak hanya bertujuan untuk mengdestabilisasi kawasan, tetapi juga merupakan pelanggaran hukum internasional yang nyata.

Meskipun Riyadh telah berupaya melalui diplomasi, Iran terus memilih jalur kekerasan yang mengakibatkan hilangnya kepercayaan dari negara-negara kawasan terhadap Teheran. Serangan tersebut juga dilaporkan telah merusak sasaran sipil dan fasilitas vital di Arab Saudi serta negara-negara Teluk lainnya, bahkan menewaskan ekspatriat yang bekerja di fasilitas minyak.

Amodi juga menyanggah alasan Iran yang mengklaim hanya menyerang pangkalan militer AS. Ia menjelaskan bahwa pangkalan tersebut berperan dalam memerangi ISIS dan kelompok teroris. Tindakan Iran di sekitar Selat Hormuz dianggap sebagai ancaman serius terhadap distribusi logistik dunia, dengan potensi kenaikan harga minyak global jika tidak dihentikan. Apabila Iran tidak menghentikan tindakan agresifnya, harga minyak dunia diprediksi akan terus naik, demikian peringatan dari Amodi.

Source link