Pemain yang terbiasa dengan game kreatif seperti Roblox dan Minecraft ternyata cenderung kurang tertarik pada game AAA tradisional dengan anggaran besar. Hal ini menggambarkan adanya perubahan preferensi di kalangan gamer muda dan komunitas game berbasis pengguna. Menurut laporan dari perusahaan analitik NewZoo, pemain Roblox dan Minecraft menunjukkan perilaku bermain yang berbeda dibandingkan dengan pemain game AAA tradisional. Mereka lebih memilih pengalaman bermain yang sosial dan berulang, dengan waktu bermain panjang dan komunitas aktif.
Tidak hanya itu, para pemain tersebut lebih sering terlibat dalam game live-service atau multiplayer besar seperti Fortnite dan Grand Theft Auto V. Data menunjukkan bahwa ada tumpang tindih yang kuat antara pemain Roblox dan Minecraft dengan game-game besar tersebut. Hal ini menandakan bahwa komunitas game saat ini cenderung mencari pengalaman bermain yang dinamis dan berulang, dan kurang tertarik pada game AAA tradisional yang menonjolkan kualitas grafis tinggi dan pengalaman single-player mendalam.
Perubahan ini mencerminkan tren industri game secara keseluruhan, di mana game berbasis konten yang dibuat pemain, pengalaman sosial, dan gameplay berulang semakin mendominasi minat audiens terutama generasi muda. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemain Roblox dan Minecraft lebih memilih game dengan fitur live-service dan gameplay multiplayer daripada game AAA tradisional dengan kualitas grafis tinggi dan naratif linier.












