Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Husein Fadlulloh, menekankan pentingnya kolaborasi antara parlemen dan kalangan akademisi dalam memperkuat diplomasi Indonesia di tingkat global. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan “Kolaborasi Parlemen-Akademisi untuk Penguatan Diplomasi” yang digelar di Universitas Pamulang (Unpam), Tangerang Selatan, Banten. Dalam sambutannya, Husein menyampaikan apresiasi atas kesempatan berdialog dengan sivitas akademika Unpam, mengungkapkan bahwa diplomasi di era modern memerlukan kontribusi pemikiran dari kalangan akademisi, peneliti, dan masyarakat sipil.
Sebagai lembaga yang menjalankan fungsi diplomasi parlemen, BKSAP DPR RI memiliki peran strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di berbagai forum internasional. Husein menjelaskan bahwa BKSAP juga aktif melakukan diseminasi dan dialog di dalam negeri untuk memastikan agenda diplomasi Indonesia didukung oleh pemikiran akademik yang kuat serta partisipasi publik yang luas. Dalam kesempatan tersebut, Husein memaparkan perkembangan sejumlah Panitia Kerja (Panja) yang dibentuk BKSAP, termasuk Panja yang berkaitan dengan isu-isu strategis masa depan seperti Artificial Intelligence dan Diplomasi Parlemen Perjanjian Perdagangan Indonesia (DPPPI).
Husein menyimpulkan bahwa kolaborasi antara parlemen dan dunia akademik menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas diplomasi Indonesia. Melalui forum tersebut, ia berharap dapat menggali berbagai masukan, gagasan, serta perspektif akademik dari sivitas akademika Unpam sehingga diplomasi parlemen yang dijalankan BKSAP tidak hanya bersifat representatif, tetapi juga berbasis pengetahuan, data, dan analisis yang kuat.










