Mengapa Organ Intimmu Nyeri Setelah Berhubungan? Tanya SEO.

Hubungan suami istri merupakan momen penting yang menyenangkan, namun tidak jarang juga menimbulkan rasa nyeri pada organ intim pria setelahnya. Meskipun topik ini tidak sering dibicarakan, kondisi ini sebenarnya cukup umum dan biasa terjadi pada pria. Menurut pendapat dari ahli urologi di Northwestern Medicine Delnor Hospital, Dr. Vikas Desai, penyebab paling umum dari nyeri ini adalah kurangnya pelumas atau durasi hubungan yang terlalu lama. Namun, jika nyeri disertai dengan perubahan warna kulit yang mencolok, seperti memar, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Tanda-tanda lain yang perlu diperhatikan meliputi nyeri yang tidak mereda setelah lebih dari empat jam, bahkan setelah mengompres dingin atau mengonsumsi obat pereda nyeri, sensasi “pop” saat berhubungan, perubahan warna kulit yang jelas, pembengkakan parah, atau hilangnya ereksi secara tiba-tiba dan menyakitkan. Beberapa penyebab umum dari nyeri pada organ intim pria setelah berhubungan meliputi reaksi alergi, balanitis, dan ejakulasi tertunda.

Reaksi alergi dapat terjadi sebagai akibat dari bahan kimia atau material pada produk kesehatan seperti kondom, gel, pelumas, atau produk perawatan kulit. Gejala yang muncul bisa berupa lepuhan, kulit kering atau pecah-pecah, gatal, kemerahan, atau kulit bersisik dan menebal. Untuk mengatasi ini, menahan diri dari hubungan intim sampai kulit sembuh disarankan, serta penggunaan krim topikal yang dijual bebas seperti hidrokortison.

Balanitis merupakan peradangan pada kepala penis yang umumnya terjadi pada pria yang tidak disunat. Gejala balanitis meliputi perubahan warna penis, kulit kemerahan, serta bengkak dan mengkilap pada beberapa titik. Pencegahan yang efektif adalah menjaga kebersihan organ intim, terutama setelah melakukan hubungan intim. Sedangkan ejakulasi tertunda adalah kondisi ketika seseorang sulit mencapai klimaks dalam waktu yang wajar. Faktor penyebabnya termasuk kecemasan, stres, ketidakseimbangan hormon, atau penggunaan obat-obatan tertentu. Jika nyeri pada organ intim tidak mereda setelah mengonsumsi obat, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Source link