Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan mengadakan Rapat Penyamaan Persepsi Perencanaan Program Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan arah kebijakan serta program strategis dalam mencegah dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menghadapi tantangan kepemiluan di masa depan. Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Mardiana Rusli, beserta Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Saiful Jihad dan Andarias Duma, serta jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan yang ikut serta dalam acara secara daring.
Dalam kesempatan tersebut, Andarias Duma dari Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan menekankan pentingnya memperkuat semangat dan kinerja seluruh jajaran di awal tahun. Ia juga menyampaikan bahwa tahun ini penuh dengan tantangan, mulai dari segi anggaran hingga isu terkait kembalinya pemilihan kepala daerah ke DPR. Saat ini, tengah disusun perubahan Undang-Undang Pemilu yang akan membutuhkan respons yang tepat dan berintegritas dari pihak Bawaslu.
Di sisi lain, Saiful Jihad dari Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti berbagai tantangan strategis yang akan dihadapi pada tahun 2026, terutama terkait keterbatasan anggaran dan dinamika regulasi. Semua pihak di Bawaslu Sulawesi Selatan siap menghadapi tantangan ini dengan integritas serta menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang menarik. Semoga melalui rapat ini, Bawaslu dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi pemilu di masa depan.








