Nostalgia Ario Bayu: Pengalaman Kerja di Pelelangan Ikan

Aktor senior Ario Bayu berbagi kisah masa lalunya yang jarang diketahui publik. Dia mengingat saat bekerja di tempat pelelangan ikan, sebuah fase hidup yang kini kembali terpatri di benaknya. Kisah ini terungkap dalam keterlibatannya dalam film pendek bertajuk Sepenuhnya Indonesia.

Pengalaman Ario Bayu bekerja di industri perikanan dimulai pada usia 26 tahun. Di tempat pelelangan ikan, dia terlibat langsung dalam aktivitas yang menuntut kedisiplinan waktu dan fisik. Rutinitas pagi buta menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupannya saat itu.

Pada acara Konferensi Pers Sepenuhnya Indonesia McDonald’s di Jakarta, Ario Bayu mengungkapkan, “Di usia 26 pernah bergerak di industri perikanan. Jadi saya setiap jam 4 pagi nongkrong di tempat pelelangan ikan.” Bekerja sejak dini pagi membuat Ario terbiasa dengan dinamika kehidupan para nelayan, pedagang, dan pekerja lain yang saling bergantung satu sama lain. Pengalaman ini membentuk kedekatan emosionalnya dengan kehidupan pesisir yang penuh kerja keras dan kebersamaan.

Peran dalam film pendek Sepenuhnya Indonesia membawa Ario Bayu kembali pada kenangan masa lalunya di pelelangan ikan. Bagi Ario, pelelangan ikan bukan sekadar tempat transaksi ekonomi, melainkan ruang di mana nilai-nilai bangsa tumbuh secara alami. Film ini mengangkat cerita keseharian masyarakat dengan pendekatan sinematik yang hangat dan autentik, menjadi refleksi nilai kebersamaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.

Source link