Indonesia masih belum sepenuhnya mencapai swasembada energi, terutama dalam sektor minyak bumi, menurut Anggota Komisi XII DPR RI, Ramson Siagian. Meskipun program Refinery Development Master Plan (RDMP) telah selesai, ketergantungan terhadap impor minyak mentah tetap tinggi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi XII DPR RI bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia. Ramson menyoroti risiko geopolitik yang dapat mengancam ketahanan energi nasional, terutama terkait dengan impor minyak mentah yang besar. Dia mendorong Kementerian ESDM untuk mempercepat revisi Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (UU Migas) guna menciptakan kepastian hukum yang lebih baik bagi investor sektor hulu migas. Ramson menekankan pentingnya peningkatan produksi minyak nasional sebagai langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan impor.
Ramson Siagian: Indonesia dan Tantangan Swasembada Energi
Read Also
Recommendation for You

Kawendra Lukistian, Anggota Komisi VI DPR RI, melaksanakan ziarah ke makam kakek Presiden Prabowo Subianto,…

Prabowo berencana menyediakan layanan kredit berbunga rendah melalui skema super micro financing untuk membantu nelayan…

Beberapa tokoh yang hadir dalam acara tersebut termasuk politisi Gerindra Dedi Mulyadi, Maruarar Sirait, dan…

Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, bersama Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Sulteng,…

Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik bersama PT PLN, Pertamina, Dirjen Ketenagalistrikan, dan…







