Lingkungan pendidikan kedokteran yang aman, beretika, dan bebas dari praktik perundungan dianggap sebagai syarat mutlak dalam mencetak dokter spesialis yang profesional dan berintegritas. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menegaskan hal ini dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI). Isu perundungan dalam pendidikan kedokteran dinilai sebagai masalah serius yang berpotensi mengganggu pembentukan sumber daya manusia kesehatan yang berkualitas. Perundungan bukanlah hal baru dan harus diberikan perhatian serius. Praktik senioritas yang tidak sehat harus dihentikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, suportif, dan menghormati profesionalisme tanpa menimbulkan tekanan psikologis. Dampak perundungan yang tidak ditangani dengan tegas dapat merusak kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan secara keseluruhan. Oleh karena itu, pemerintah dan organisasi profesi seperti PAPDI perlu memperkuat kebijakan pencegahan dan penanganan perundungan di lingkungan pendidikan kedokteran. Semua pihak harus terlibat untuk memastikan lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, dan beretika guna menjaga kualitas SDM kesehatan yang dihasilkan serta memperhatikan pemenuhan tenaga medis di daerah. Komisi IX DPR RI berkomitmen untuk terus mengawal perlindungan tenaga kesehatan sebagai bagian dari pembangunan sistem kesehatan nasional yang kuat dan berkelanjutan.
Pentingnya Lingkungan Pendidikan Kedokteran yang Aman dan Beretika
Read Also
Recommendation for You

Kawendra Lukistian, Anggota Komisi VI DPR RI, melaksanakan ziarah ke makam kakek Presiden Prabowo Subianto,…

Prabowo berencana menyediakan layanan kredit berbunga rendah melalui skema super micro financing untuk membantu nelayan…

Beberapa tokoh yang hadir dalam acara tersebut termasuk politisi Gerindra Dedi Mulyadi, Maruarar Sirait, dan…

Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, bersama Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Sulteng,…

Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik bersama PT PLN, Pertamina, Dirjen Ketenagalistrikan, dan…







