Ratu Máxima baru saja menyelesaikan kunjungan kerjanya ke Indonesia. Selama empat hari, dari 24 hingga 27 November 2025, Ratu Máxima berada di Indonesia dalam kapasitasnya sebagai United Nation Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health. Kunjungannya bertujuan untuk mempromosikan keuangan inklusif dan kesehatan finansial masyarakat.
Selama tiga hari, Ratu Máxima menyelenggarakan sejumlah pertemuan dan kegiatan strategis terkait dengan misinya. Dia mengunjungi sejumlah wilayah di Indonesia, antara lain Kabupaten Sragen dan Kota Solo di Jawa Tengah, Kota Jakarta, dan Kabupaten Bekasi di Jawa Barat. Kunjungan ini merupakan kunjungan kelimanya ke Indonesia, sebelumnya dia telah berkunjung tiga kali dalam kapasitasnya sebagai Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Keuangan Inklusif bagi Pembangunan.
Ratu Máxima lahir pada 17 Mei 1971 dan menikah dengan Raja Willem-Alexander pada tahun 2002. Selama kunjungannya ke Indonesia, ia menghadiri sejumlah acara penting, seperti kunjungan ke pabrik garmen di Kabupaten Sragen, Kampung Batik Laweyan di Solo, Women’s World Banking di Pura Mangkunegaran, dan lainnya. Dia juga berpartisipasi dalam diskusi dengan organisasi pembangunan dan mengunjungi kompleks rumah subsidi Gran Harmoni Cibitung di Kabupaten Bekasi.
Kunjungan Ratu Máxima ke Indonesia sangat penting dalam mempromosikan keuangan inklusif dan menumbuhkan kesehatan finansial masyarakat. Dia dijadwalkan untuk mengakhiri kunjungannya dengan berpartisipasi dalam agenda literasi finansial bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, serta bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menyampaikan temuan dari kunjungannya. Artinya, kunjungan Ratu Máxima ke Indonesia memberikan dampak positif dalam memajukan keuangan inklusif dan kesehatan finansial masyarakat.












