Memastikan anak mendapatkan asupan protein yang cukup dan seimbang merupakan salah satu tantangan utama bagi orang tua. Protein berperan sebagai “blok bangunan” tubuh dan memiliki peran penting dalam pertumbuhan otot, tulang, organ, serta sistem kekebalan tubuh anak. Pada usia 1–3 tahun, kebutuhan protein sangat tinggi untuk mendukung pertumbuhan fisik, pembentukan jaringan tubuh, dan perkembangan sel-sel otak. Kurangnya asupan protein dapat menghambat pertumbuhan anak dan menyebabkan masalah seperti keterbelakangan pertumbuhan atau kekerdilan.
Menurut Prof Dr. dr. Dida Akhmad Gurnida, Sp. A (k)., M.Kes, pakar nutrisi metabolik, protein berkualitas tanpa tambahan gula diperlukan untuk menjaga kesehatan dan fungsi tubuh anak. Sumber protein berkualitas tinggi dan bebas tambahan gula dapat membantu menghindari kalori berlebih dan mendukung perkembangan fisik yang optimal. Untuk mendukung asupan protein optimal bagi anak, perusahaan farmasi PT Otsuka Indonesia telah meluncurkan PROTERAL Junior, produk susu pertumbuhan khusus untuk anak usia 1 hingga 3 tahun.
PROTERAL Junior memiliki Protein Energy Ratio (PER) yang tinggi, yaitu 15%, dan bebas sukrosa atau gula tambahan. Kehadiran sukrosa dalam susu pertumbuhan merupakan perhatian serius karena dapat menyebabkan risiko seperti obesitas, diabetes, dan kerusakan gigi. Direktur PT Otsuka Indonesia, Hiroshi Tanaka, menjelaskan bahwa keputusan perusahaan untuk tidak menambahkan sukrosa pada produk ini sesuai dengan rekomendasi global dari WHO dan pakar gizi untuk membatasi asupan gula pada anak.
Bidan juga memiliki peran penting dalam mendukung asupan protein anak untuk pertumbuhan optimal. Dr. Istirochah, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jawa Tengah, menggarisbawahi betapa pentingnya peran bidan dalam memastikan kesehatan anak. Dengan memprioritaskan sumber protein berkualitas tinggi dan tanpa tambahan gula, orang tua dapat memberikan asupan gizi terbaik bagi anak mereka untuk mendukung pertumbuhan fisik dan kognitif yang optimal.












