Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, mengekspresikan belasungkawa dan keprihatinan atas korban jiwa dan luka-luka dalam aksi demonstrasi belakangan ini. Ia menilai insiden-insiden tersebut menjadi momentum penting untuk memperbaiki sistem pemerintahan. Budisatrio menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan memohon maaf apabila Fraksi Gerindra belum optimal dalam mewakili aspirasi masyarakat. Fraksi Gerindra, di bawah kepemimpinannya, akan melakukan evaluasi menyeluruh dan menghentikan tunjangan anggota dewan yang dianggap tidak adil. Ia menekankan pentingnya menjaga prinsip kebebasan berpendapat dalam demokrasi, dengan mendengarkan keluhan masyarakat terkait tunjangan anggota dewan. Instruksi diberikan kepada anggota DPR Fraksi Partai Gerindra untuk tetap berada di Indonesia dan berkomunikasi dengan masyarakat untuk lebih peka dan empati. Semua anggota Fraksi tidak diizinkan untuk melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, sesuai dengan arahan dari Prabowo Subianto. Kepedulian dan kepercayaan masyarakat harus dijaga oleh setiap anggota DPR dengan sikap dan tindakan yang pantas.
Fraksi Gerindra Sampaikan Duka dan Permohonan Maaf Terkait Penghentian Tunjangan DPR
Read Also
Recommendation for You

Pada halaman Kantor DPD Gerindra Sumbar, acara pembagian sembako mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Hadir…

Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) meraih prestasi dengan mempertahankan predikat informatif pada Penganugerahan Keterbukaan Informasi…

Pembahasan Revisi Undang-Undang Pemilu yang akan dilakukan pada awal 2026 membawa isu kontroversial terkait pembatasan…

Penghujung tahun 2025 menjadi momentum refleksi dan evaluasi atas pelaksanaan Pilkada Polewali Mandar 2024. Catatan…

Bawaslu Sulsel Menggelar Program “Bawaslu Mengajar” di IAIN Parepare Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan…







