Pagi ini, ruang sidang paripurna MPR RI di Gedung Nusantara dipenuhi suasana khidmat dengan kehadiran seluruh anggota MPR, DPR, DPD, jajaran menteri, dan tamu undangan. Mereka menyimak Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan sejahtera. Presiden juga berjanji untuk memberantas korupsi serta menata kembali penggunaan anggaran negara.
Novita Wijayanti, Bendahara Fraksi Partai Gerindra sekaligus Anggota DPR RI, memberikan apresiasi terhadap arah kebijakan yang disampaikan Presiden. Baginya, pidato tersebut bukan hanya laporan tahunan, tetapi juga peta jalan untuk membangun Indonesia yang lebih baik, dengan menghapus praktik pemborosan dan penyalahgunaan kekuasaan.
Novita menyambut baik keberhasilan pemerintah dalam menyelamatkan anggaran negara senilai Rp 300 triliun dari potensi korupsi. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerja untuk rakyat dengan efisiensi dan integritas. Ia juga menyoroti tindakan tegas Presiden terhadap kartel pangan dan praktik ekonomi yang merugikan rakyat kecil, serta upaya pemerintah untuk merebut kembali aset negara yang dikuasai secara ilegal.
Presiden Prabowo juga menekankan strategi pertahanan total berdasarkan prinsip perdamaian dan diplomasi aktif di tengah dinamika geopolitik dunia. Novita menegaskan bahwa Fraksi Partai Gerindra di DPR RI akan mengawal pembahasan RUU APBN 2026 yang telah diserahkan Presiden, memastikan setiap rupiah anggaran digunakan untuk program yang bermanfaat bagi rakyat.
Novita mengakhiri pernyataannya dengan keyakinan bahwa dengan kepemimpinan tegas, pemerintahan yang bersih, dan dukungan rakyat yang solid, Indonesia akan menjadi negara kuat, adil, dan dihormati di mata dunia.












