Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,12% pada kuartal II tahun 2025 disambut dengan baik oleh Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Mohamad Hekal. Menurutnya, capaian ini menjadi landasan yang penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi menuju target ambisius 8% yang diharapkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Hekal menekankan pentingnya konsistensi kebijakan fiskal dan moneter, percepatan belanja pemerintah, dan pemberdayaan sektor riil, terutama UMKM, untuk menjaga momentum pertumbuhan. Komisi XI DPR RI berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan pro-pertumbuhan dan pro-rakyat serta memperkuat fungsi pengawasan untuk memastikan efektivitas belanja negara dalam meningkatkan produktivitas nasional. Dengan kerjasama antara pemerintah, DPR, dan pelaku usaha, diharapkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat dapat tercapai sehingga target pertumbuhan 8% bukan hanya sekedar mimpi belaka. Data pertumbuhan ekonomi yang dirilis oleh BPS menunjukkan bahwa capaian tersebut di atas angka psikologis pertumbuhan ekonomi Indonesia, yakni 5%. Angka ini merupakan refleksi dari fondasi ekonomi yang kokoh di tengah tantangan global yang masih terjadi.
5,12% Pengaruh Modal Kuat dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8%
Read Also
Recommendation for You

Pada halaman Kantor DPD Gerindra Sumbar, acara pembagian sembako mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Hadir…

Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) meraih prestasi dengan mempertahankan predikat informatif pada Penganugerahan Keterbukaan Informasi…

Pembahasan Revisi Undang-Undang Pemilu yang akan dilakukan pada awal 2026 membawa isu kontroversial terkait pembatasan…

Penghujung tahun 2025 menjadi momentum refleksi dan evaluasi atas pelaksanaan Pilkada Polewali Mandar 2024. Catatan…

Bawaslu Sulsel Menggelar Program “Bawaslu Mengajar” di IAIN Parepare Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan…







