Cek Kesehatan Gratis Menpora Dito: Inisiatif Presiden untuk Generasi Muda

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah di SMK Negeri 26 Jakarta telah ditinjau oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo pada tanggal 4 Agustus 2025. Acara ini merupakan bagian dari inisiatif nasional CKG Sekolah yang diselenggarakan secara bersamaan di 12 sekolah, madrasah, dan pesantren di berbagai wilayah. Menpora menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi dari perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap kesehatan generasi muda. Program ini sejalan dengan visi Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam meningkatkan kebugaran masyarakat Indonesia. Data yang diperoleh dari program CKG akan digunakan sebagai dasar perumusan kebijakan untuk mendorong gaya hidup sehat di kalangan pelajar.

Dalam kunjungan tersebut, Menpora didampingi oleh beberapa pejabat dan atlet, termasuk Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha, Tenaga Ahli Utama Kantor PCO Hamdan Hamedan, serta atlet panjat tebing peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Veddriq Leonardo, Desak Made Rita Kusuma, dan Bellaetrix Manuputty, mantan atlet bulu tangkis nasional. Sebanyak 131 siswa kelas X SMKN 26 Jakarta mengikuti pemeriksaan pada hari pertama dengan target total 1.600 siswa selama tiga hingga empat hari ke depan. Pemeriksaan gratis mencakup pengukuran tinggi dan berat badan, status gizi, tekanan darah, kebugaran jasmani, pemeriksaan gigi dan mata, serta skrining tuberkulosis dan kesehatan jiwa. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan ini yang juga memuat edukasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat.

Peluncuran CKG Sekolah juga dilakukan di 12 satuan pendidikan lainnya di berbagai kota. Program CKG merupakan bagian dari visi transformasi kesehatan nasional Presiden Prabowo dengan pendekatan promotif dan preventif yang menyasar seluruh populasi Indonesia. Inisiatif ini telah dimulai sejak bulan Februari 2025 dan telah diperluas ke unit pendidikan di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama. Hingga bulan Agustus 2025, program ini telah menjangkau lebih dari 16 juta individu di seluruh Indonesia. Pemerintah optimis bahwa program ini, dengan cakupan yang semakin meluas, akan berkontribusi pada pemerataan akses layanan kesehatan dan menuju Indonesia Emas 2045.

Source link