Thailand dan Kamboja telah mencapai kesepakatan untuk melakukan gencatan senjata setelah Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, bertindak sebagai mediator antara kedua negara. Kedua pihak sepakat untuk memberikan waktu kepada pasukan militer masing-masing untuk menarik diri dari area perbatasan. Meskipun Thailand setuju dengan proposal gencatan senjata yang diajukan oleh Malaysia, namun pemerintah Thailand memberikan syarat bahwa gencatan senjata harus sesuai dengan kondisi lapangan. Konflik antara Thailand dan Kamboja bermula dari ketegangan di area perbatasan dan memuncak dalam bentrokan bersenjata yang mengakibatkan korban jiwa di kedua negara. Upaya mediasi dilakukan untuk mengakhiri konflik tersebut dan memulihkan kondisi keamanan di wilayah perbatasan antara Thailand dan Kamboja.
Syarat Gencatan Senjata Thailand-Kamboja
Read Also
Recommendation for You

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah, membahas masukan strategis dari Rektor Universitas Negeri…

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandara Kualanamu, Medan, pada pukul 02.45 WIB untuk…

Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja reses ke peternakan PT Greenfields Indonesia di Kabupaten…

Aceh Utara, salah satu kabupaten di Aceh, telah dilanda bencana yang melanda seluruh wilayahnya. Dari…








