Pada hari Rabu, setidaknya 20 warga Palestina dilaporkan tewas di lokasi distribusi bantuan yang dikelola oleh Gaza Humanitarian Foundation (GHF) atau Yayasan Kemanusiaan Gaza. GHF, yang merupakan yayasan yang didukung oleh AS dan Israel, mengklaim bahwa aksi massa tersebut dipicu oleh agitator bersenjata. Dalam insiden di pusat bantuan di Khan Younis, Gaza selatan, 19 orang terinjak-injak dan 1 orang ditikam hingga tewas.
GHF menyatakan bahwa kerusuhan tersebut dipicu oleh elemen kerumunan yang disebutnya bersenjata dan berafiliasi dengan Hamas. Namun, Hamas menolak tuduhan tersebut dan mengklaim bahwa penjaga GHF serta tentara Israel menyemprotkan gas merica dan melepaskan tembakan. GHF membantah tuduhan tersebut, menyatakan bahwa gas air mata tidak digunakan sama sekali dan semprotan merica hanya digunakan secara terbatas untuk mencegah korban jiwa tambahan.
Insiden tersebut dipandang sebagai bagian dari strategi yang lebih luas yang dilakukan oleh Hamas untuk mengakhiri operasi GHF. Para saksi mata menggambarkan kekacauan di lokasi, dengan penjaga yang menyemprotkan gas merica dan orang-orang terjebak di antara gerbang dan pagar kawat, menyebabkan sesak napas dan kepanikan. Para pejabat kesehatan Palestina melaporkan bahwa 21 orang meninggal karena insiden tersebut.
Sebelumnya, PBB mencatat ratusan pembunuhan dalam enam minggu terakhir di sekitar lokasi distribusi bantuan di Gaza, dengan mayoritas kematian terjadi di dekat titik distribusi GHF. Meskipun GHF menggunakan perusahaan keamanan swasta AS untuk mengirimkan bantuan ke Gaza, PBB menganggap model distribusi GHF tidak aman dan melanggar standar kemanusiaan.
Konflik di Gaza telah menyebabkan kelaparan dan kekurangan yang meluas, menyulitkan upaya distribusi bantuan kemanusiaan. GHF dituduh melakukan kesalahan dalam manajemen distribusi bantuan, dengan ribuan orang kelaparan terjebak di lokasi tanpa pengorganisiran yang memadai. Perang di Gaza yang dimulai pada 2023 telah memicu krisis kemanusiaan yang mempengaruhi seluruh penduduk wilayah tersebut.












