Anggota Komisi IV DPR RI, Kartika Sandra Desi, secara tegas meminta klarifikasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait program bantuan untuk nelayan. Dalam Rapat Kerja dengan KKP, Kartika mendorong penyelenggaraan Pasar Murah yang sesuai dengan mandat kementerian tersebut. Ia menyoroti tingginya permintaan akan ikan di Kota Palembang menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri, terutama karena makanan khas daerah tersebut yang berbahan dasar ikan, seperti pempek, kemplang, dan kerupuk.
Sebagai wakil dari Palembang, Kartika menegaskan bahwa kebutuhan akan ikan di wilayah tersebut meningkat drastis menjelang Ramadan dan Idul Fitri, karena permintaan produk makanan khas yang berasal dari ikan turut naik secara signifikan. Ia juga mengangkat kembali usulan pembangunan Cold Storage di daerah Tanjung Api-Api, yang telah diajukan lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Kartika menekankan pentingnya fasilitas penyimpanan tersebut untuk memastikan ketersediaan ikan tidak hanya di Palembang, tetapi juga di wilayah Bengkulu, Jambi, dan Lampung.
Meskipun proyek Cold Storage telah melewati tahap uji kelayakan, namun pembangunannya belum terealisasi hingga saat ini. Kartika menekankan bahwa dengan kurangnya fasilitas penyimpanan yang memadai, masyarakat Sumatera Selatan kesulitan dalam menjaga pasokan ikan. Pembangunan Cold Storage di Tanjung Api-Api diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan tersebut dan memastikan ketersediaan ikan yang memadai di wilayah tersebut.












