Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra, Endang S Thohari, memberikan tanggapan positif terhadap kenaikan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah menjadi Rp6.500 per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp6.000 per kg. Menurut Endang, kebijakan ini mencerminkan keberpihakan Presiden RI Prabowo Subianto terhadap petani di Indonesia. Endang menyatakan bahwa Komisi IV DPR RI akan melakukan pengawasan terhadap implementasi kebijakan tersebut. Tujuannya adalah untuk mencegah kemungkinan adanya pihak yang memanfaatkan kenaikan HPP gabah untuk kepentingan pribadi yang merugikan petani. Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah mengeluarkan Keputusan Kepala Bapanas No. 2/2025 yang menetapkan harga gabah kering panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kg mulai 15 Januari 2025, dengan kadar air maksimal 25% dan kadar hampa maksimal 10%. Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menyatakan bahwa Bapanas dan Perum Bulog akan mulai menyerap gabah sesuai dengan HPP baru tersebut. Penyerapan akan dimulai pada tanggal 15 Januari 2025 sesuai dengan penyesuaian harga yang telah dilakukan.
Endang S Thohari: Kenaikan HPP Gabah dan Keberpihakan Prabowo
Read Also
Recommendation for You

Indonesia masih belum sepenuhnya mencapai swasembada energi, terutama dalam sektor minyak bumi, menurut Anggota Komisi…

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam forum World Economy di Davos, menyebut Badan Pengelola Investasi…

Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, menegaskan komitmennya untuk menurunkan tingkat kemiskinan hingga menghapus kemiskinan ekstrem…

Komisi VII DPR RI mendorong Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk memperbaiki indikator kinerja utama (KPI) Program…

Dalam kunjungan kerja ke Inggris, Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, bertemu dengan puluhan profesor dari 24…







